Home » » Teknologi Dan Cara Membuat Pupuk Kompos

Teknologi Dan Cara Membuat Pupuk Kompos

Teknologi Dan Cara Membuat Pupuk Kompos menggunakan mesin pencacah sampah organik - Teknologi yang berkembang saat ini memang patut untuk di acungi jempol, bukan hanya untuk membuat barang baru saja, melainkan teknologi yang berupa mesin bisa digunakan untuk mengolah barang bekas atau yang tidak berguna menjadi bernilai jual.

Teknologi dan Cara Membuat Pupuk Kompos


Teknologi Dan Cara Membuat Pupuk Kompos
Teknologi Dan Cara Membuat Pupuk Kompos


Salah satu nya adalah mesin pencacah sampah organik, ada banyak sekali manfaat dari mesin ini, salah satunya adalah bisa digunakan untuk merubah sampah organic menjadi pupuk kompos yang bisa dijual kembali dan dimanfaatkan untuk memupuk tanaman agar lebih sehat.

Adapun langkah-langkah dalam cara kerja mesin pencacah sampah organik adalah sebagai berikut:

1. Siapkan sampah organic yang ingin kamu rubah, misalnya saja daun gugur, sisa sayuran, rumput dan lain sebagainya.

2. Potong sampah tersebut menggunakan mesin pencacah sampah organik agar lebih mudah dan cepat.

3. Kemudian campurkan sampah yang sudah di potong menggunakan mesin pencacah sampah organik untuk kompos tersebut dengan kotoran kambing dengan perbandingan 3:1, gunakanlah mixer kompos jika memang dalam jumlah besar.

4. Setelah itu siapkan setengah gelas larutan gula sebanyak 100 ml, kamu bisa menyesuaikan seberapa banyak nya sampah organic tersebut.

5. Siapkan juga 10 ml larutan bakteri EM4, kamu bisa membelinya di toko pertanian dan untuk takaran nya bisa dilihat di botol kemasan nya.

6. Sampah organic yang sudah dicampur kotoran kambing tadi bisa disiram dengan larutan gula dan EM4, setelah itu campurkan hingga merata, lembab dan basah. Jika memang perlu, kamu bisa tembahkan sedikit air agar bahan nya sedikit basah.

7. Bahan pupuk kompos yang telah kamu campur tadi bisa dimasukkan ke dalam suatu wadah untuk difermentasi, lama nya proses fermentasi sekitar 2-3 bulan. Oleh karena itulah untuk mempercepat proses fermentasi tersebut, kamu harus membolak-balik bahan tersebut 2 minggu sekali, dan jangan lupa untuk memercikkan air ke dalam nya agar tetap basah.

Untuk hasil yang maksimal, sebaiknya kamu membuat pupuk sampah organic ini secara periodic agar pupuk yang dihasilkan juga tidak terbuang sia-sia dan bisa kamu gunakan sebagai pupuk atau kamu juga bisa menjual nya kembali, dan jika kamu ingin membeli berbagai jenis mesin, kamu bisa membelinya di RumahMesin.com

0 komentar:

Post a comment